Senin, 27 Oktober 2008

Saat ku Terhenti di Persimpangan Jalan


aku lagi bingung...apakah harus berhenti sampai disini dan berhenti berjuang atau harus tetap berjalan menunggu kemana nasib akan membawaku?

keyakinan semakin hari semakin berkurang...solusi tak kunjung didapat...memang berat, sulit menyatukan dua perbedaan. Tapi memang manusia punya keterbatasan, manusia tempatnya melakukan kesalahan. Tapi apakah yang aku jalani ini sebuah kesalahan?

teman-temanku pasti akan menjawab "tentulah itu kesalahan!"

Aku sadar semua gak akan mungkin berjalan dengan mulus. Aku masih punya sedikit keyakinan untuk masa depanku. Tetapi saat ini aku kembali dihadapkan sebuah dilema baru.

Awalnya tidak ada rasa apapun, sampai suatu hari ada sesuatu yang aku kagumi dari orang itu. Segala sesuatu berjalan menyenangkan bersama dia. Semakin hari semakin terasa dalam.

Tetapi bukankah semua berawal indah? apa ini cuma godaan saja? atau ini petunjuk dari Yang Maha Kuasa? Ya Allah...aku bingung...

di satu sisi rasa yang sudah lama dipupuk amat sangat sayang di hancurkan begitu saja, terlebih lagi apa yang sudah terbangun selama ini begitu indah dan menyenangkan. Tapi di sisi lain, aku juga ingin bersama dirinya yang juga begitu menggairahkan dan begitu menggoda kesetiaanku. Apakah ini cuma perasaan sesaat?apakah ini merupakan pertanda atau kesempatan yang diberikan Tuhan, menjawab semua kegundahanku selama ini?

Aku ga harus begini seandainya kita tidak berbeda....aku akan lebih bahagia dengan pujaan hatiku saat ini apabila kita tidak mempunyai permasalahan ini.Bagiku ia sudah sempurna, paling tidak hampir sempurna, krena dia bisa memahamiku, menerimaku apa adanya, memberikan begitu banyak kasih, mengisi kekuranganku...puffff pokoknya the best one i ever had...

tapi sayang beribu sayang....cahaya itu belum datang. Sementara ini aku harus dihadapkan dengan berbagai dilema dalam hidupku... termasuk orangtua, keluarga dan teman...

Ya Allah jalan manakah yang harus kutempuh???

2 komentar:

sugagni mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
sugagni mengatakan...

although in the long run we must choose day or night, solar or lunar,left or right, right or wrong...we both knew, its only because we loved the Creator so much...He greeted us with seething journey wrapped elegy that has been complete throughout midnite...but didn't for the spirit of the journey...forgiveme tonemtegrof metmet...